The Zero System Arise Of Shadow Novel Original By RyuuJinXeno



©RyuuJinZero


Chapter 1: The Zero System 

Di kota bernama Kilat Jaya hidup lah seorang pria bernama "Zero Kazen"bisanya di panggil"Zero"dia seorang Hunter yang memiliki kekuatan yang luar biasa dan tidak tertandingi 

kejadian sebelum Zero mendapatkan kekuatan nya 

Tahun 2055 Kota Kilat Jaya pukul 13.00 di sebuah kampus swasta terdapat portal misterius yang tidak bisa di jelaskan muncul dari mana 

Baiklah biarkan aku yang berbicara, hai aku Zero aku seorang Hunter level E kalau bisa di bilang

Aku adalah Hunter lemah.

saat Aku dan teman teman ku masuk ke dalam portal Awal nya kami hanya melawan monster lemah ya karena ini portal level E seharusnya, tapi saat kami sampai di suatu gerbang kami melihat sebuah patung raksasa yang membawa pedang yang seperti seorang kesatria,seketika suasana tempat itu mulai terasa mencekam dan bulu kuduk kami semua merinding di sana terdapat monumen bertuliskan"Butuh pengorbanan darah supaya ada yang selamat"Awal nya kami kira maksud nya itu adalah meneteskan darah ke sebuah Altar,tapi ternyata Adalah pengorbanan manusia ,aku menyuruh teman teman ku untuk keluar dari tempat itu sehingga aku yang jadi korban nya, Patung itu mulai bergerak dan setelah itu menusuk ku , saat itu aku sudah pasrah tapi aku melihat sebuah layar mirip video game menawarkan ku kesempatan kedua, awal nya aku ragu tapi aku pun menerima nya dan secara tiba-tiba aku terbangun di rumah sakit,dan adik sepupu ku juga di situ aku pun mulai berbicara dengan adik ku 

Zero:"Haruka apa yang terjadi kenapa aku di sini"

Haruka:"Hunter lain menemukan mu terkapar lemas di dalam goa portal itu, jadi mereka membawa diri mu ke rumah sakit karena kau masih bernafas"

Zero:"......."

setelah mendengar itu aku mulai merasa aneh, apakah itu kenyataan bahwa aku benar benar di berikan kesempatan kedua,apa pun yang terjadi kedepannya apa pun itu yang mengancam nyawa ku, meskipun begitu aku akan lakukan demi mengobati Kakak ku yang terbaring sekarat di rumah sakit yang sama saat aku terbangun.

Bab 1 selesai 





Chapter 2 : Awaken


4 hari setelah aku keluar dari rumah sakit aku pun berusaha untuk mencari cara untuk menyembuhkan kakak ku pada akhirnya aku mendapatkan informasi ada ramuan bernama"Elixir" yang bisa menyembuhkan segala penyakit, aku langsung melihat cara bikin nya Dan petualanganku pun di mulai untuk mencari bahan membuat "Elixir"

Pukul 8:00 di kampus Haruka yang sedang ada acara panggung sebagai acara ulang tahun kampus 

Haruka: "bosan banget"

Linda: "santai aja lah,aku juga bosan kok"

Haruka: "iya sih, cuma lebih bosan jika ada kak Zero"

Linda: "hadeh,kau ini selalu saja pikirkan ke Zero"

Haruka: "iya lah dia kan kakak ku, gimana sih kok malah sok ngatur"

Linda: "Dih, ngambek"

di dalam dungeon Yang terdapat Zero saat ini 

Zero:"bagus tempat nya sangat sepi dan sunyi"

Aku pun berjalan demi mencari bahan bahan untuk membuat Elixir selama di sana aku tidak menemukan apapun hanya kesunyian, tapi saat aku lagi berjalan di sebuah lorong terdapat Monster berbentuk serigala yang bentuknya agak aneh malahan gak mirip serigala, karena monster itu bentuknya seperti manusia, setelah aku cek nama nya ternyata itu manusia serigala, mereka ada banyak sehingga aku bantai mereka semua dan hasil aku level up menuju ke level 30,ya lumayanlah dari pada gak naik level setelah itu mendapatkan misi berjudul "Do you want to Awaken"aku bingung tapi aku terima saja seketika tempat yang tinjaki saat ini berubah menjadi tempat seperti es, di sana ada musuh sebagai syarat untuk menyelesaikan misi Awaken ini, sehingga aku melawan tanpa ragu dengan kecepatan tinggi dan tebasan dua pedang bertubi-tubi aku pun bisa mengalahkan nya dan aku pun menyelesaikan misi Awaken.

saat itu aku mendapatkan Role baru bernama "Shadow Sovereignty"nama yang tidak asing bagi ku, tapi apa boleh buat ini sudah takdir ku untuk mendapatkan Shadow Sovereignty,sampai saat ini bahan yang ku perlukan hanya baru terkumpul satu yaitu blood of Shadow simple nya darah ku sendiri,tersisa dua barang lagi yang harus aku dapatkan untuk membuat Elixir, aku pun akhirnya meneruskan perjalanan untuk mencari Elixir itu kembali sampai semua barang terkumpul untuk membuat Elixir.

bab 2 Selesai

Chapter 3 : Shadow Sovereignty

pukul 6:00am aku sampai di rumah dengan keadaan cukup capek hanya karena dungeon tadi 

Zero:"Haruka aku pulang"

Haruka:"Lama sekali kakak ini,niat banget jadi hunter"

Zero:"mau gimana lagi,ini kan sekalian biaya kuliah mu juga,lu kira uang SPP kuliah itu gratis"

Haruka:"Iya deh, maaf"

setelah sedikit berantem dengan adikku,aku pun tidur saat tidur aku masih memikirkan apakah Shadow Sovereignty itu adalah Role ku sekarang entah lah yang penting aku akan terus

meningkat level sampai menuju batas akhir ku

4 hari telah berlalu aku naik level sampai level 50, sehingga aku mulai mengetes kekuatan ku dengan masuk ke dungeon paling tersusah.

saat di sana aku berhadapan dengan Ksatria merah bernama "Vigris" ya dia level 80 salah satu kesatria paling kuat dan susah di kalahkan jika tidak memiliki perlengkapan yang cukup, tapi aku yakin kalau diriku ini akan bisa mengalahkan nya. 

Zero pun melawan dengan Serangan dua pedang secara bertubi-tubi,tapi Vigris menghempaskan tubuhnya ke tempok sehingga terluka parah, saat Vigris mengayunkan pedangnya ke arah Zero dia berhasil menangkap pedang itu dengan satu tangan,sehingga dia mengeluarkan seluruh kekuatan tanpa ragu dia menyerang Vigris dengan kekuatan penuh dan Vigris pun Mati.

Aku berhasil mengalahkan Vigris aku pun mendapat kekuatan baru bernama "Shadow Arise" ini adalah kekuatan untuk membangkitkan Monster dari setiap dungeon menjadi pasukan ku,aku mendapatkan notifikasi bertuliskan"sebutkan kata untuk membangkitkan tubuh monster menjadi bayangan...." aku memilih kata"bangkit" setelah itu aku menghampiri tubuh Vigris dan mencoba untuk membangkitkan nya sebagai pasukan Bayanganku.

"Bangkit" saat kata itu muncul sistem mendeteksi kegagalan tersisa dua kali kesempatan sehingga aku mencoba lagi "Bangkit" hasil gagal lagi Aku bergunakan kesempatan terakhir ini dengan sedikit tenang dan mencoba untuk membuat Vigris bisa jadi bayangan "Vigris kau adalah ksatria yang saat berjasa kau sangat berjasa dengan pengalaman mu sebagai ksatria tapi sekarang aku perlu kekuatan mu maka, Bangkitlah" setelah itu pun Vigris berhasil terbangun sebagai ksatria bayangan dan sudah menjadi pasukan ku.

Zero pun keluar dari tempat itu dan sedikit senyum karena telah menjadi kuat secara instan

tanpa ada kendala sekali pun 

"Well its time to Arise"

Bab 3 selesai.


Chapter 4: Arise 

3 hari sudah berlalu aku melanjutkan pendidikan di kampus ku seperti biasa dengan adikku "Haruka"Setidaknya aku tidak terluka saat pertarungan melawan Vigris tadi itu, tapi sekarang dia menjadi Ksatria bayangan ku dan semoga saja kedepannya aku melakukan nya tanpa kendala.

selama 4 Minggu aku hanya menghabiskan waktu ku di dungeon level up seperti biasa meskipun kali bukan dungeon biasa karena dungeon ini berjudul "Arise Dungeon" sebuah judul yang cukup asing bagi ku Arise artinya bangkit apakah kemungkinan ini adalah misi kebangkitan "Shadow Sovereignty".

kali ini akan menjadi hal yang berbeda karena aku siap menantang maut dan sesuatu yang baru dalam hidup ku saat ini "Let's start the showdown"

sementara itu di tempat kampus Haruka 

Haruka:"ahhh bosen banget gak ada kerjaan lain apa dari pada kita diam di kelas"

Linda:"ya mau gimana lagi lah dosen aja saat ini sedang gak ada"

Haruka:"iya sih tapi kok sampai 3 jam bosen banget dah"

Linda hanya pasrah dengan keadaan Haruka yang sangat bosan

Lina:"Yooo"

Linda kaget tiba tiba Lina yang merupakan teman masa kecilnya datang ke kelas nya dan Haruka 

Linda:"Ehh Lina ngapain kau di sini"

Lina:"ada murid baru loh di ganteng banget kalau gak salah dia juga dari Korea sama seperti aku"

Balik ke kondisi Zero di dungeon 

Zero:"Misi sudah selesai meskipun agak susah Bakan Health bar ku sisa 1% itu gila buat sebuah dungeon untuk level up"

Sebelum aku kembali ke dunia nyata aku sempat membunuh naga yang ku beri nama"Kyzel" setelah kembali ke dunia nyata aku merasa ada sesuatu di Kampus adikku yang akan datang mengincar diri nya aku bergerak dengan cepat

Zero:"Kyzel datang lah"

aku Dan Kyzel pun terbang ke kampus ke tempat adik ku dan aku harap bisa sampai tepat waktu 

sementara itu di kampus keadaan benar benar kacau sosok iblis membantai semua orang yang ada di sana penuh dengan kekacauan dan pembantaian dari para iblis yang ada di sana 

bab 4 selesai.


Chapter 5: Demon Plan

Setelah aku sampai di kampus aku melihat semua orang sekarat aku dengan cepat menyelamatkan mereka dengan ramuan penyembuh yang sebenarnya aku belum coba ke kakak ku sendiri meskipun aku belum yakin tapi aku kasih mereka ramuan itu untuk di minum 

aku pun bertemu dengan Sang iblis yang akan membunuh adikku dengan gerakan cepat aku menangkap pedang itu dengan satu tangan 

Haruka dengan ekspresi nangis:" Kakak"

Zero dengan ekspresi tenang:"aku di sini Haruka"

Aku melihat ke arah para iblis sambil berkata 

Zero:" apa yang kalian mau sebenarnya"

iblis:"kami ingin membunuh Hunter seperti mu menurut kami jika adik mu mati maka kamu akan mengeluarkan seluruh kekuatan mu"

aku dengan ekspresi wajah penuh amarah mulai membantai semua iblis tanpa ekspresi hanya penuh amarah dan dendam pada mereka setelah semua kebantai aku tanya ke salah satu iblis 

Zero:"siapa yang kirim kalian"

Iblis:"Dia adalah sang maha kuasa kami tidak bisa menyebut nama nya jika kami sebut nama nya kami akan mati"

Zero:"sang maha kuasa ya mungkin untuk sekarang kalian harus mati"

aku mengakhiri hidup iblis terakhir dan aku memeluk adikku yang masih menangis

Zero:" udah jangan nangis aku di sini"

Haruka:"aku takut kak "

setelah 4 hari semenjak kejadian itu adikku menjadi trauma jadi aku memutuskan untuk minta izin 1 Minggu ke dosen untuk pemulihan mental adikku 

Aku pun bergegas mengunakan sebuah kunci baru yang aku dapat 4 hari lalu setelah melawan iblis di kampus adikku, saat aku masuk ke pintu yang sudah ku buka aku bejalan masuk dan di sana ada pintu gerbang yang sama seperti waktu aku mendapatkan sistem ini kemudian aku masuk dan aku tetap melihat patung yang sama dengan kejadian itu 

Zero:"Hey lama tidak bertemu Sang Maha Kuasa"

patung itu pun tersenyum dan mulai berbicara 

Patung:"Akhir nya kau datang kembali"

aku merasa suasana mulai terasa mencekam tapi aku sudah tau ini terjadi oleh karena itu aku siap untuk mati apa pun resiko nya.

selama aku bisa bertarung aku akan berjuang dan membuat keluarga bahagia selamanya jika aku dapat melakukan nya 

Bab 5 selesai 


Chapter 6: Korean Hunter

1 bulan kemudian 

tahun 2055 tanggal 6 Agustus di kampus Haruka 

Seorang laki-laki bernama "Seong Hyun Woo"

salah murid asli dari Korea yang bisa berbahasa Indonesia dan juga merupakan Hunter Tingkat Rank SSS+ yang merupakan Hunter tidak tertandingi sampai sekarang ini 

biasanya di panggil "Hyun" dia sangat populer di kalangan wanita bahkan sampai ada yang minta tanda tangan meskipun dia bukan K-pop Idol 

Linda yang juga merupakan Hunter SSS+ melihat sikap Hyun seperti orang terkenal padahal dia baru di kampus ini

Linda:"dih sok jadi artis"

kata Linda dalam hati dengan perasaan jijik dan kesal, Lina melihat situasi nya bertanya kepada Linda apa yang di lakukan nya 

Lina:" oi Lin ngapain lu"

Linda:"gak Lina cuma agak kesal aja sama ni cowok "

Lina:"😑"

Linda:"bisa biasa aja gak "

Hyun pun keluar dan menatap ke Linda dan Lina 

dia tersenyum ke arah mereka dua, Linda tetap merasa kesal dalam hati nya pengen sekali pukul si Hyun meskipun dia harus di Drop out dari kampus tapi dia tahan karena dia tidak ingin terlibat dalam masalah yang besar

3 Minggu kemudian 

Hyun bertemu dengan Zero Hyun terlihat tertarik dengan hawa mencekam milik Zero 

Hyun:"Yoo kamu pasti ZeroBlueKaitoZero"

Zero:"Panggil saja Zero"

Hyun:"kamu rank Hunter apa"

Zero:"sedang otw ke Rank S sekarang masih Rank E"

Hyun:"menarik sekali"

Zero:"emang nya kamu Rank apa sebenarnya "

Hyun:"Aku Rank SSS+"

Zero:"oh Rank tertinggi rupanya "

Zero pun pergi dari sana tanpa kata dan menoleh seperti gak punya ekspresi di wajah nya

kurang lebih 4 hari kemudian kota kilat jaya makin kacau banyak sekali gedung yang hancur karena portal itu sering muncul makin lama makin banyak dan juga musuhnya makin kuat dan berbahaya

Zero pun sudah mendapatkan gelar Hunter Rank S sekarang dia melihat dunia makin kacau dan penuh korban di mana mana tapi dia sudah memprediksi hal ini akan terjadi sehingga dia bergabung dengan Hunter lain termasuk dengan Seong Hyun Woo mereka pun bertarung bersama untuk menutup semua portal yang ada 

Bab 6 selesai

Chapter 7: Seiryuu island

para Hunter yang ada di pulau Seiryuu bertarung dengan sebuah pasukan naga yang tidak ada habisnya karena mereka terlalu banyak bahkan tidak terhitung jumlahnya 

sementara itu di kota kilat jaya 

Zero sedang jogging dan juga sedang bersantai di taman merasa sesuatu di pulau Seiryuu 

Zero:"seperti nya ada sesuatu yang kuat di sana seperti naga yang lebih kuat dari pada Kyzel"

Dugaan Zero benar karena emang ada naga yang lebih kuat dari pada Kyzel bernama "Xelvarion" yang merupakan naga tempur dari era mitologi kuno yang bangkit di masa sekarang 

sementara itu di pulau Seiryuu
pasukan Hyun Woo mulai menyerang para pasukan naga, tapi mereka kalah tersisa Hyun Woo dan seorang perempuan yang sekarat bernama Lisa Young perempuan keturunan Korea dan Jepang yang berkuliah di Indonesia 

saat naga itu menyemburkan api sebuah Ksatria bayangan menahan api itu Hyun Woo hanya bisa terdiam yang dia liat di hadapannya 

Zero pun muncul dari belakang Hyun Woo, menuju ke depan naga itu Hyun Woo kaget kenapa Zero bisa ada di sini gimana bisa dia ke pulau Seiryuu.

Naga itu berbicara kepada Zero

Xelvarion: "Wahai manusia siapa dirimu sebenarnya"

Zero: "kau gak perlu tau Xelvarion "

Xelvarion merubah wujud menjadi manusia setengah naga dan mulai mendekati Zero 

Xelvarion: "kau tangguh juga manusia "

Zero Hanya tersenyum 

Xelvarion: "kenapa kau tersenyum "

Zero:" gak ada kok "

Xelvarion dengan kecepatan tinggi meninju ke arah Zero Tapi Zero menghindari setiap serangan yang di lancarkan

Zero: "Segitu doang"

 Xelvarion: "Manusia keparat"

Zero dengan kecepatan makin meningkat menyerang Xelvarion dengan satu serangan dan dia pun tumbang 

Xelvarion: "mustahil manusia bisa mengalahkan ku"

Xelvarion pun menutup mata nya menandakan bahwa dia telah mati ,Hyun Woo yang melihat situasi ini langsung kebingungan apa yang baru saja terjadi, Zero menghampiri Lisa Young yang sekarat dan membuat nya meminum Ramuan elixir, setelah itu Zero pergi dari tempat itu, meninggalkan Hyun Woo yang masih kaget dan tidak bisa berkata apa-apa.

Bab 7 selesai 


Chapter 8: Lisa Young

3 hari setelah kejadian pulau Seiryuu

Zero sedang jalan jalan di taman menikmati pemandangan secara tiba-tiba ada perempuan mendekati nya dia adalah perempuan yang sama dari pulau Seiryuu yang sekarat, rupanya dia sudah sehat 

Lisa: "hai kamu yang menyelamatkan ku bukan "


Zero: "Iya aku yang menyelamatkan mu"


Lisa: "m-makasih,Emm siapa nama mu"


Zero: "panggil saja Zero"


Lisa: "baiklah, terimakasih Zero"


Zero pergi dengan ekspresi tersenyum menurut Lisa senyum itu adalah senyum yang sangat manis dan juga dapat membuat hati berdebar-debar , meskipun dia masih belum yakin perasaan apa itu sebenarnya 

Setelah dua Minggu kemudian Zero pun kembali ke kota seperti biasa dan banyak yang berubah, Sekarang kota ini mulai makin kacau, tapi kali ini berbeda Sekarang waktunya "Arise Of Shadow"
Di mulai, pertarungan yang takkan bisa di hindari oleh manusia untuk saat ini 

Dengan kekuatan penuh Zero menebas semua musuh dan memunculkan seluruh pasukan banyangan nya sampai titik darah penghabisan untuk menang dari para monster yang terus berdatangan

Zero: " selama manusia masih ada manusia tidak akan musnah oleh makhluk rendahan seperti kalian"

Pertarungan terus berlanjut sampai malam, secara tiba-tiba 


???: "lama tidak berjumpa Zero"

Zero: "tidak mungkin,kau adalah Sen"

Sen: "ya ini aku,aku adalah s-"

Lisa pukul Sen mengunakan Tas nya sehingga dia pun pingsan 

Zero: "ok itu cukup tidak terduga"

Lisa: *malu*

Zero: "kenapa pipi mu merah"

Lisa: "bukan apa apa kok"

4 hari kemudian Lisa bertemu dengan Zero di taman dan memberikan nya bunga 

Lisa: "Zero mau kah kamu jadi pacarku"

Zero: "APA"

 Bab 8 selesai 


Chapter 9 : Final Showdown



Lisa: "Zero mau kah kamu jadi pacarku"

Zero: "APA"

Zero cuma bisa bingung dan tak bisa berkata-kata apa yang barusan Lisa katakan, apakah itu perasaan yang nyata dari seorang Hunter yang datang terlambat ke Medan pertempuran, Seorang Assassin dengan kelas necromancer merasakan cinta kepada perempuan yang merupakan Seorang Swordmaster kelas berserk

Zero: " apa kau serius tentang ini"

Lisa: " serius gak serius perasaan gak pernah berubah "

Zero: "baiklah tapi aku masih ada tugas terakhir atau misi terakhir,mau kah kau berjuang bersama ku"

Lisa hanya bisa mengangguk gak mengerti apa yang di maksud oleh Zero dengan misi 


Setelah berjalan selama 5 hari mereka memutuskan untuk beristirahat di sebuah rumah terbengkalai di situ Lisa tertidur, Zero melanjutkan perjalanan meninggal Lisa di sana 


Akhirnya Zero sampai di tempat tujuan nya ternyata adalah tempat akhir yang memiliki syarat level 100 saat ini dia sudah level seratus sehingga ini adalah pertarungan terakhir nya 

 in progress 






Komentar

Posting Komentar